Minggu, 31 Mei 2015

Tamu dari LPP Yogyakarta

Hari Sabtu 30 Mei 2015 PT Perkebunan Nusantara XII "Kebun Sungailembu" kedatangan tamu bpk Indi Printianto dari LPP Yogyakarta dalam rangka menjajagi rintisan wisata Agro di kebun Sungailembu dan Sumberjambe memanfaatkan Wisata yang lagi booming yaitu Pulau Merah dan Teluk Hijau serta Sukomade
Datang jam 14.00 wib ditemani Bpk Markijo dari Wilayah I dan bpk Agus Supriyadi dari Bag. Renbang Kantor Direksi, diawali dengan ramah tamah dan makan siang bersama dan sekaligus diskusi dengan Manajer Kebun Sumberjambe Bpk Made Susilatama beserta staf dengan topik menjajaki kemungkinan pelaksanaan Wisata Agro yang sedang dirintis di kebun Sungailembu maupun Sumberjambe. Cuaca kurang bersahabat dikarenakan seharian hujan sehingga jadwal ke Pulau Merah tidak bisa dilaksanakan dan diputuskan untuk beristirahat karena malam hari setelah magrib akan ke Pantai Sukomade untuk melihat penyu bertelur.......
Pukul 18.30 wib berangkat  ke Sukomade  2 kendaraan Strada dan Rocky perjalanan lancar tidak ada kendala sesampai di Perkebunan Sukomade jam 20.00 wib, kita ketemu dengan 2 kendaraan trooper yang mengangkut wisatawan dari Jakarta sejumlah 11 orang ternyata sudah menunggu banjir  sejak jam 17.00 wib dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, kita berhenti dan istirahat sambil makan malam dengan bekal yang sudah disiapkan dari rumah yaitu nasi kotak dengan buah jeruk manis ternyata makan malam ditengah kebun terasa nikmat dan tak lama kemudian ada iring-iringan kendaraan jeep 4x4 sejumlah 12 unit datang dari tuban dengan tujuan yang sama terhenti karena banjir yang masih besar

 Iring-iringan kendaraan dari Tuban 12 kendaraan aneka jenis 4x4


Akhirnya jam 22.00 wib datang kendaraan Taft Kebun Sukomade yang habis berbelanja dari kota Jember akan pulang, sopirnya akan memaksa melewati sungai yang sedang banjir dan meminta kepada sopir kendaraan yang lain mengikuti jejaknya....... dengan penuh ketegangan diterjangnya air sungai yang sedang banjir dan lolos diikuti kendaraan ranger Toyota Hilux lolos..... akhirnya kita mengikuti juga dengan penuh ketegangan dan sensasi yang luar biasa karena air setinggi kap mesin dan akhirnya Strada maupun Rocky lolos dan kita bisa sampai di Pantai Sukomade jam 22.15 wib saat tamu lain yang datang sore sudah mau pulang dari melihat penyu bertelur dan rombongan kita akhirnya tidak bisa bertemu dengan penyu dikarenakan datang kemalaman akibat banjir dan jam 24.00 wib terpaksa kita pulang dengan perasaan kecewa karena hanya bisa melihat jejak kaki penyu yang berjalan kembali kelaut dengan jejak seperti bekas ban traktor, saat pulang kondisi air di sungai sudah surut  dan sampai di Homestay Albasia Sungailembu jam 3.00 wib langsung istirahat.
Hari ke 2 diawali dengan sarapan pagi dan diskusi kemudian berfoto bersama dilanjutkan ke Pulau Merah dan untuk kemudian berpisah  perjalanan tamu pak Indi Pristianto dkk dilanjutkan ke kebun Blawan

 Homestay Albasia Kebun Sungailembu

Foto bersama di segitiga depan Kantin Albasia

Foto bersama di Pulau Merah

Kesimpulan dari kehadiran bpk Indi Pristianto bahwa rintisan Wisata Agro di Kebun Sungailembu maupun Sumberjambe sangat memungkinkan dan bisa dikemas bekerjasama dengan SMK untuk Edukasi Wisata Perkebunan dan untuk umum sebaiknya mempromosikan paket  wisata yaitu Pulau Merah dan Edukasi Wisata Perkebunan serta outbond yang dirancang menginap di Homestay Sungailembu maupun Sumberjambe

Senin, 25 Mei 2015

TAMU DARI KOTTA BLATER

Pada hari minggu  tanggal 24 Mei 2015 kebun Sungailembu kedatangan tamu dari Jemaat GKJW Kotta Blater. sejumlah 21 orang dengan tujuan ibadah padang dalam rangka memperingati hari Paskah dan rekreasi ke Pulau Merah. anggota Jemaat GKJW Kotta Blater sempat mampir di Kantin "Albasia" untuk makan siang sebelum berangkat ke Pulau Merah

  
Beramah tamah di rumah  dinas
 Berfoto bersama di depan rumah

Makan siang di Kantin "Albasia"

 Menunggu pesanan Ayam Pedas Khas masakan Kantin "Albasia"

Tamu senang dengan menu spesial ayam pedas masakan khas Kantin "Albasia" sebagai menu andalan dan semua merasa cocok dengan  pilihan menu masing-masing sesuai selera. Semoga kedatangannya di kebun Sungailembu memuaskan dan terlebih lagi setelah menikmati rekreasi di Pulau Merah......

Sabtu, 23 Mei 2015

PEMASANGAN MENARA TELEKOMUNIKASI/BTS

Kabar gembira bagi masyarakat sekitar PT Perkebunan Nusantara XII Kebun Sungailembu dikarenakan yang saat ini kesulitan dalam berkomunikasi melalui telepon selluler, disebabkan sinyal yang kurang bagus maka telah mulai dibangun menara BTS (Base Transceiver Station) di gunung Gamping oleh Mitratel anak perusahaan dari Telkomsel.
Pembangunan dimulai dari menggali tanah untuk pondasi sedalam 2 meter, pekerjaan tersebut sudah dilaksanakan semenjak ditandatanganinya perjanjian kerjasama antara Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara XII  Bpk Irwan Basri dan General Manajer Area Jawa Bali Bpk Hendri Bustaman  mewakili PT Dayamitra Telekomunikasi dengn surat Kuasa Direksi No DMT. 004/CL7/DMT-c1200000/II/2015 tanggal 1 Februari 2015.
Pembangunan diawali dengan pengukuran lahan seluas 15 x 15 m di atas gunung Gamping oleh petugas dari PT Dayamitra Telekomunikasi dengan petugas dari PT Perkebunan Nusantara XII disaksikan langsung oleh Manajer Kebun Sungailembu Bpk Herry Nurtjahjo, areal yang disepakati diberi patok dari bambu dan tali rafia untuk kemudian digali sebagai tempat pondasi menara Telekomunikasi sedalam 2 meter

 Penggalian tanah untuk pondasi baru terlaksanan 0,5 meter
 Penggalian sudah mencapai 1 meter

Diharapkan dengan berdirinya menara Telekomuniksi nantinya bisa menunjang kelancaran berkomunikasi di seluruh areal perkebunan dan berimbas sampai ke tempat wisata Teluk Hijau karena letak menara yang tinggi diatas gunung Gamping. Rencana menara didirikan setinggi 72 meter sehingga membutuhkan pondasi yang cukup dalam yaitu 2 meter. Menara  BTS ini direncanakan sudah on air sebelum lebaran yaitu bulan Juli 2015

Hasil ceking kemajuan pekerjaan penggalian pondasi yang direncanakan 10 hari selesai ternyata molor sampai dengan 21 hari belum kelar juga disebabkan tanah berbatu dan tanah cadas sehingga galian cukup keras dan makan waktu lama, penggalian dengan tenaga manual yaitu dengan tenaga manusia, dari rencana yang digali panjang 9,50 meter x lebar 9,50 meter x dalam 2,00 meter

 Penggalian mencapai kedalaman 1,50 meter dari rencana 2,00 meter

 Material batu pecah dan pasir siap untuk bikin pondasi

Perkembangan pemasangan BTS Tanggal 8 Juli 2015

 Pekerja sedang merakit besi Tower

 Pekerja sedang menaikkan besi Tower

 Menara BTS sudah terpasang 72 meter


Kontak person:
Sdri. Ummy Kulsum Nomor HP 082-333-020-055 (WA)
Sdr Nanang Sudarmaji Nomor HP 082-244-231-830 (WA)

atau ke nomor telepon kantor 0333-713018 / 082-147-586-311 / 085-236-870-067 saat jam kerja Senin-Sabtu jam 06.00-13.30

Sebagai Informasi Sinyal HP belum bagus apabila menghubungi nomor tersebut diatas tidak bisa silahkan mencoba nomor yang lain atau melalaui Whats App (WA), Kerjsama dengan PT Mitratel anak perusahaan Telkomsel sedang terjalin dan sedang  dibangun BTS untuk memperbaiki sinyal (dalam proses)






Kamis, 21 Mei 2015

PERESMIAN KANTIN "ALBASIA"

Pada tanggal 20 Mei 2015 bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional telah diresmikan kantin "Albasia" kebun Sungailembu dengan didahului dengan pengajian Istighosah yang dipimpin oleh KH Drs Afandy Musyaffa dari Pesanggaran, dipilih bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional ini  diharapkan kedepannya Kebun Sungailembu mampu bangkit dan menjadi salah satu unit usaha yang selalu untung dan menyokong laba yang tinggi bagi perusahaan PT Perkebunan Nusantara XII serta mampu menyejahterakan karyawan/i nya,disamping itu  tujuan dibukanya kantin "Albasia" ini untuk menunjang kedatangan para tamu wisata ke kebun Sungailembu maupun tamu tujuan Pantai Teluk Hijau dan Sukomade karena letak Kantin sangat strategis berada di tengah perjalanan dari Banyuwangi maupun Jember sebelum sampai di Pantai Teluk Hijau maupun Sukomade. Tamu bisa istirahat untuk makan dan minum dengan menu ala perkebunan dan harga cukup terjangkau. Kantin dikelola oleh ibu-ibu karyawan perkebunan dengan konsep Pujasera.
Tujuan lain dari keberadaan kantin ini sebagai sarana untuk mempromosikan hasil kerajian ibu-ibu seperti sirup jahe dan kerajinan batik tulis serta sebagai pusat Informasi paket wisata edukasi perkebunan baik di Kebun Sungailembu maupun Wisata Agro yang lain.
 Istighosah dan ceramah Agama oleh KH Drs Afandy Musyaffa

 Peresmian kantin "Albasia" oleh Manajer Sungailembu

 Resmi dibuka untuk umum

 Makan nasi tumpeng bersama

Hiburan musik

 Ibu-ibu menyanyi bersama

 Kantin "Albasia"

 Ibu-ibu Ikatan Istri Karyawan jual aneka Minuman

 Stand nasi Lalapan ibu Subandi

 Antri menunggu pesanan

 Pelanggan dari Surabaya antri menunggu Pesanan

 Wakil Manjer dan Asaku makan siang di kantin setelah pulang kerja

Mengacungkan jempol tanda masakan cocok dengan selera

Makanan yang dijual di Kantin "Albasia"

Menu Makanan:
  • Nasi Ayam Pedas
  • Nasi Ayam Panggang (Ayam Kampung)
  • Nasi Ayam Goreng (Ayam Kampung)
  • Nasi Lele Penyet
  • Nasi Tempe Penyet
  • Nasi Pecel
  • Nasi Campur
  • Rujak
  • Rujak Manis
  • Tahu lontong
  • Gado-gado
  • Bakso
  • Roti Bakar
Menu Minuman:
  • Wedang Angsle
  • Kopi
  • Kopi Susu
  • Teh Panas/Es
  • Jeruk Panas/Es
  • Wedang Jahe
  • Es Dawet
  • Aneka Jus : Jambu; Nanas; Alpukat; Melon dan Sirsak

 Kontak Person:
Sdri. Ummy Kulsum Nomor HP 082-333-020-055 (WA)
Sdr Nanang Sudarmaji Nomor HP 082-244-231-830 (WA)

atau ke nomor telepon kantor 0333-713018 / 082-147-586-311 / 085-236-870-067 saat jam kerja Senin-Sabtu jam 06.00-13.30

Sebagai Informasi Sinyal HP belum bagus apabila menghubungi nomor tersebut diatas tidak bisa silahkan mencoba nomor yang lain atau melalaui Whats App (WA), Kerjsama dengan PT Mitratel anak perusahaan Telkomsel sedang terjalin dan sedang  dibangun BTS untuk memperbaiki sinyal (dalam proses)

Senin, 11 Mei 2015

TAMU LANSIA MULYOSARI SURABAYA

Pada tanggal 9 Mei 2015 dengan mengendarai 3 Bus Damri dari Stasiun Banyuwangi sejumlah 50 lansia yang tergabung dalam Paguyuban Posyandu Lansia "Kartika Mulya" Komplek Perumahan Mulyosari Kel. Kalisari, Kec. Mulyorejo Surabaya berkunjung ke "Wisata Agro Sungailembu", Begitu tiba di area Homestay beliau langsung disuguhi dengan kegiatan ibu-ibu yang mencanting pembuatan batik tulis, dan dilanjutkan dengan coffee break sambil beristirahat, berbelanja souvenir sirup Jahe, Kopi Lanang  dan Sholat Dhuhur bergantian di Musholla.
Menu makan siang yang dipilih yaitu sayur bobor, sayur asam dengan lauk ayam bakar ikan asin serta sambal. Entah karena sudah lapar atau karena menunya yang cocok kelihatan beliau-beliau sangat menikmati menu makan siangnya malah sebagian tambah nasi maupun sayurnya, selesai makan siang dilanjutkan  tour Wisata Agro dengan melihat pengolahan Karet, pengolahan Kakao maupun pengolahan Gula Kelapa

 Souvenir yang dijual di teras  Homestay Kopi Lanang, Sirup Jahe, Gula Kelapa dll

 Melihat proses pembekuan dan pemasangan tusen scott

 Melihat Proses penggilingan SLAB

 Penggilingan SLAB menjadi Sheet

 Melihat proses Pengasapan Karet

 Berfose rame-rame

 Mencoba naik Lift untuk menaikkan sheet ke ruang pengasapan

 Mencoba mengaduk adonan gula

Mencicipi gula Kelapa Tanpa Natrium Bi Sulfit terasa manis

Selesai dari tempat pengolahan Gula Kelapa nampak peserta tour sangat puas bisa melihat proses pengolahan beberapa komoditi  Perkebunan dan acara dilanjutkan ke Pulau Merah untuk meikmati Sun Set. Salah satu peserta ternyata tidak asing dengan suasana Perkebunan karena beliau ternyata kakak perempuan dari Bapak Wuryanto yang pernah dinas di Kebun Sumberjambe dan terakhir menjabat Direktur anak perusahaan Rolas Nusantara Mandiri sebelum pensiun.

Jumat, 01 Mei 2015

EDUKASI WISATA PERKEBUNAN

Sungailembu nama ini jarang dikenal oleh masyarakat secara luas Sungailembu adalah nama dari suatu kebun yang menjadi bagian dari PT Perkebunan Nusantara XII, yang terletak disebelah selatan kota Banyuwangi yaitu di desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Perkebuanan Sungailembu mengelola aneka jenis tanaman Perkebunan yaitu Kakao dan Karet serta tanaman kayu Sengon laut yang sering disebut dengan kayu "Albasia".
Sejak Januari tahun 2015 Sungailembu telah mencanangkan "Wisata Agro Sungailembu" sehingga masyarakat dengan mudah bisa berkunjung ke perkebunan Sungailembu untuk beristirahat menikmati susana kebun ataupun melihat dari dekat bagaimana kehidupan masyarakat perkebunan.

Jenuh dengan suasana kota yang bising dan polusi? saatnya anda berlibur diperkebunan yang banyak ditumbuhi pepohonan yang asri dan alami terutama tanaman perkebunan baik karet, kakao dan kelapa penghasil Gula Merah, cukup membayar Rp 25.000,-/orang anda bisa melihat proses produksi dari tanaman karet mulai dari penyadapan sampai dengan pengolahan menjadi karet RSS (Rubber Smoke Sheet) dan anda mendapatkan fasilitan coffe break dan kue tradisional diarea kantin "Albasia" Sungailembu

Budidaya Karet

 Bu Titin Staf Tanaman Kantor Direksi mencoba mempraktekkan sadap karet

 
Pengolahan lateks menjadi SLAB

Penggilingan SLAB menjadi sheet

 Pengangkutan Sheet ke ruang pengasapan menggunakan kereta dan Lift

Budidaya Kakao
Proses panen  kakao mulai dari pengumpulan biji-biji kakao dikebun sampai dengan proses fermentasi dan penjemuran hingga biji siap export

 
Buah Kakao Voor Ogst siap panen bulan Mei dan Juni 2015

 
Biji Kakao dalam pengeringan Cocoa Dryer

Pengolahan Gula Kelapa 
Penyadapan pohon kelapa serta pengumpulan nira serta proses pemasakan nira menjadi  gula merah secara tradisional tanpa bahan pengawet dan ramah lingkungan,

Proses pengolahan Nira menjadi Gula Kelapa

 Batik Tulis
Anda juga bisa melihat kegiatan ibu-ibu perkebunan yang mempunyai ketrampilan membatik dengan urutan kerja sebagai berikut:

Tahapan mencanting
  • Membuat Pola : Pola dibuat dengan pensil. Pola bisa berupa gambar-gambar yang langsung bisa dicanting, namun bisa juga berupa garis geometris (misalnya untuk motif kawung, maka yang dibuat hanya garis-garis kotak-kotaknya saja). Dalam membuat pola, gambar bisa langsung digambarkan pada kain atau di-blad (menggambar dari pola yang ada di sebalik kain).
  • Membatik Kerangka :  Dari pola yang sudah dibuat dengan pensil tadi, pembatik membuat kerangka dengan menggunakan malam cair. Canting yang dipergunakan adalah canting cucuk sedang atau canting klowongan. Mori yang sudah dibatik seluruhnya akan memunculkan gambar berupa kerangka, disebut juga sebagai “klowongan”.
  • Ngisen-ngiseni :  Ngisen-iseni berasal dari kata “isi”, yaitu memberi isi atau mengisi “klowongan” tadi. Ngisen-iseni dengan mempergunakan canting cucuk kecil yang disebut sebagai canting isen. Aktivitas selanjutnya adalah “nyeceki”. “Nyeceki” mempergunakan canting cecekan, hasilnya bernama “cecekan”. Batikan yang lengkap dengan isen-isen disebut sebagai “reng-rengan”. Karena namanya “reng-rengan”, maka aktivitas membatik dalam memberikan isen-isen sejak awal hingga akhir disebut sebagai “ngengreng”. Setelah “ngengreng” selesai, keseluruhan motif yang dikehendaki bisa terlihat. Hal ini merupakan penyelesaian yang pertama.
  • Nerusi :  “Nerusi” berasal dari kata meneruskan. Fungsinya untuk mempertebal dan memperjelas tembusan batikan pertama. Aktivitas ini merupakan penyelesaian yang kedua. Batikan berupa “ngengrengan” dibalik permukaannya. Permukaan di sebaliknya kain ini kemudian dicanting. Sebenarnya aktivitas ini tidak berbeda dengan “membatik kerangka”, hanya saja dilakukan di sebaliknya kain yang sudah dicanting. Canting-canting yang dipergunakan sama dengan canting untuk ngengreng.
  • Nembok :  Sebuah batikan tidak seluruhnya diberi warna, atau akan diberi warna yang bermacam-macam pada waktu penyelesaian menjadi kain. Karena itu, bagian-bagian yang tidak akan diberi warna (atau akan diberi warna sesudah bagian yang lain) harus ditutup dengan malam. Cara menutupnya seperti cara membatik bagian lain dengan mempergunakan canting tembokan. Canting trembokan bercucuk besar. Orang yang mengerjakannya disebut “nembok” atau “nemboki”dan hasilnya disebut “nembokan”.
  • Bliriki :  Bliriki adalah nerusi tembokan agar bagian-bagian itu tertutup sungguh-sungguh. Bliriki mempergunakan canting tembokan dan caranya seperti nemboki. Apabila tahap terakhir ini sudah selesai, berarti proses membatik selesai juga. Hasil bliriki disebut “blirikan” atau “tembokan”. Kadang-kadang batikan tidak perlu ditembok. Apabila pilihannya seperti ini maka batikan sudah selesai sebelum ditembok dan dibliriki. Selanjutnya, bisa dilanjutkan dengan proses pewarnaan.
 kegiatan mencanting

Generasi penerus belajar mencanting

Proses Pewarnaan
  • Perendaman : Sebelum diberi warna kain perlu direndam dulu dengan cairan naptol agar warna bisa menempel dengan sempurna.
  • Pemberian Warna :  Kain dimasukkan dalam zat warna (alam/sintetis) sambil dibolak-balik supaya rata, kemudian didiamkan selama 15 menit. Setelah itu kain diangkat, diangin-anginkan dengan cara kain dibentang pada tali/tambang di tempat yang teduh dan dijepit. Pada pewarnaan alami, setelah kain kering pencelupan diulang minimal 3 kali.
  • Penguncian :  Dalam proses ini warna akan dikunci. Ada 3 pilihan bahan untuk proses penguncian ini, yaitu air kapur (warna akan cenderung lebih tua), tawas (warna akan cenderung lebih muda), dan tunjung (warna akan cenderung lebih tua/pekat). Bahan-bahan tersebut memberikan efek warna yang berbeda-beda meskipun zat warna yang digunakan sama. Cara mengunci: kain yang sudah diberi warna direndam dalam cairan dari salah satu bahan tersebut selama 10 menit, kemudian dicuci bersih dan dikeringkan dengan cara diangin-angin.
  • Nglorod :  Menghilangkan lilin secara keseluruhan pada akhir proses pembuatan batik disebut mbabar, ngebyok, atau nglorod. Caranya, kain yang sudah dibatik direndam terlebih dahulu kemudian dimasukkan dalam air mendidih yang sudah diberi obat pembantu berupa waterglass atau soda abu. Setelah itu, kain batik dikeringkan dengan cara diangin-angin
 
 Kegiatan mewarnai

 Kegiatan Nglorod (menghilangkan lilin secara keseluruhan)

Kain batik sudah bersih dari lilin

 Kain batik yang sudah bersih dijemur

Hasil kain batik yang sudah jadi

Hasil kain batik yang sudah jadi


Anda berminat????
Hubungi
Sdri. Ummy Kulsum Nomor HP 082-333-020-055 (WA)
Sdr Nanang Sudarmaji Nomor HP 082-244-231-830 (WA)

atau ke nomor telepon kantor 0333-713018 / 082-147-586-311 / 085-236-870-067 saat jam kerja Senin-Sabtu jam 06.00-13.30

Sebagai Informasi Sinyal HP belum bagus apabila menghubungi nomor tersebut diatas tidak bisa silahkan mencoba nomor yang lain atau melalaui Whats App (WA), Kerjsama dengan PT Mitratel anak perusahaan Telkomsel sedang terjalin dan sedang  dibangun BTS untuk memperbaiki sinyal (dalam proses)